Kamis, 20 Januari 2011

Pokoknya semua serba 'GAK JELAS' !!


Gini neh akibatnya kalo pagi - pagi udah disuguhin pemandangan yang bikin eneg bin mual pengen muntah. Hampir seharian dikantor jadi gak mood ngapa - ngapain. Gak mood gawe, gak mood makan, gak mood senyum apalagi ngomong. Tapi tetep aja sibuk sendiri. Sibuk menata hati. Sibuk atur nafas yang semakin lama semakin berat. Sibuk atur syaraf - syaraf, diiket - iket disimpul - simpul biar air mata gak keluar. Sibuk Istighfar. Sibuk doa (biar setan satu diotak ni kabur). Sibuk dengerin yang berkecamuk di kepala. Gak jelas ngomong apa, gak jelas mikir apa. Bentar kesini bentar kesana eh tau - tau ada disitu. Sumpah! Gak enak banget hari ini.

"Limit contact with your ex-partner. Don't call, show up at his house or apartment or wait outside his place of employment". #MovingOnTips

Ditambahin lagi tuh, Si Dia pake ngajakin ngobrol gak jelas, telpon berkali - kali. Like nothing happened! *jengkelbanget*

Rabu, 19 Januari 2011

Si Unyu & Mami Birthday

Akhirnya terlaksana juga nih kasih kuenya dan sedikit bikin kejutan buat mereka. Meski gak begitu meriah (emang gak dimeriahin seh, masih takut) haha.. Udah rencana dari kemaren, conference di YM, aku, si Papi, deph, ma Pakde. Beli kue dari sore pulang kantor, di umpet2in di kulkas (takut dicolek2 ma si adek :D) pagi2 mw kasih kejutan ma mereka. Tapiiiiii... hadeeeeehhh... Ada aja kejadian di pagi hari!. Susah banget ngumpulin orang2 'serumah' ini. Ada yg dipanggil sana lah, ada yg mw ngurusin gawean dulu lah. Lucu lagi, si Mami nih susah bgt mw manggilnya. Pas diintip, masih diruangan Bos-nya. Diintip lagi, pas asik banget makan mie. Dan aku yg kebagian ngurusin kue, jd lama 'ngendon' di pantry jagain kalo2 sewaktu2 Mami masuk pantry. Gak lucu lah ketauan. Yah, akhirnya tetep terlaksana juga seh. Rencana kasih kejutan pagi2 sebelum gawe baru kesampean tiup lilin jam 9.
Tinggal siap2in telinga ma hati kalo2 penghuni laen ada yg menghantui.... hihihihihiii *ngikik kaya setan*


Anyway......
Happy Birthday Unyuuu ma Mamiiiii
Wish you always Happy (not) on your Birthday
*tiumtiumpipiberharaptraktiran*

Kamis, 13 Januari 2011

Is Just Empty Space Without Your Love


Tak ada kecupan yang selalu buat aku tersenyum
Tak ada pelukan yang menenangkan gundah ku
Tak ada senyuman bahkan tak juga sedikit sentuhan
Hanya aku yang memaksa meraih punggung tangannya tuk ku cium
karena aku menghormatinya,
karena aku menyayanginya,
Teramat sangat.
Saatnya tuk Dia pergi.
Sekuat tenaga tak kuhiraukan rasa ku
Sekuat hati menahan tangis di pelupuk
Segaris senyum berusaha kutunjukkan pada mereka,
bahwa aku baik2 saja.
Secepat kaki melangkah, menghindari tatapan dan tanya.
Mencari ruang sendiri.
Ah, Aku tak mampu....
Tangis ku mengalir.
Berharap hari ini cepat berakhir,
dan kesakitan ini lekas berganti.

Ya, semua berlalu begitu saja
Seperti Dia...

Dan seketika aku merasa kosong dalam keramaian ini.

Rabu, 05 Januari 2011

Saint Loco – Santai Saja

Mungkin kau kecewa
Semua datang yang tak kau minta
Namun ini semua kenyataan kita

Waktu kita lelah dalam menjalani
Semua macam kisah dalam hidup ini
Kadang kita lemah hanya mampu untuk pasrah
Saat kenyataan ga sejalan dengan harapan
Saat keyakinan hilang dalam kepahitan
Tetaplah tabah setidaknya kau mencoba
Menjadi lebih baik dalam jalani hidup ini
Janganlah resah tiada waktu menjawabnya

Kau harus bersabar
Semua indah pada waktunya

Santai saja kawan
Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu
Kau pasti bisa
Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru
Tenang saja kawan
Hadapilah semua

Kau harus bersabar
Semua indah pada waktunya

Santai saja kawan
Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu
Kau pasti bisa
Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru
Tenang saja kawan
Hadapilah semua

Don't cry.... Beib

Rintik gerimis mulai mereda tepat ketika Ia mulai suapan pertamanya.
"enak?"
"enak lah, siapa dulu yang bikin"
Siapapun akan bahagia jika masakannya dipuji. Tapi aku merasa biasa saja. Tersenyum getir. Aku semakin resah. Lilitan spagetti digarpu itu berada di hadapanku, digoyangnya menggoda memaksaku untuk membuka mulutku segera.

-kini harus aku lewati sepi hariku tanpa dirimu lagi..-

Alunan lagu Glenn itu spontan membuatku menggeleng. Aku sedang tak berselera melahap masakanku sendiri. Jari - jari besarnya dengan cepat menekan tombol off di radio. Seketika sepi, aku dan dia hanya saling menatap terpaku.

"sudahlah beib, kita nikmati makan siang ini aja yah? Inget kan, janjinya?"
"yup" jawabku tersenyum, tapi rasa hangat mengalir dari ujung mataku. Ah, aku tak pernah bisa berhasil mengontrol tangisku.
AC mobil ini tak juga berhasil membuatku merasa dingin. Resah itu masih juga belum mau pergi meski Dia disini bersamaku. Aku menekan tombol hitam di radio lagi, berharap ada lagu yg sedikit membuatku ceria lagi. Tapi nyatanya :

-di tengah rasa rinduku yg menggebu kau bersama dia, di saat-saat ku menunggu dirimu kau bersama dia...-

"Shit!" Jemarinya lincah menekan tombol off, jemariku juga lincah tuk menekannya kembali. Mencari station yang lain. Beberapa kali Dia menekannya lagi dan hal yang sama aku lakukan juga. Sampai pada suara :

-...semua tak kan mampu mengubahku, hanya kaulah yang ada direlungku..-

Aku tersenyum menang, tapi rasa hangat yang mengalir di pipiku semakin deras kurasa.
Seketika tangan itu menarikku dalam pelukannya dan mendaratkan puluhan ciuman dipipiku, kening dan bibirku bertubi - tubi hingga aku tak sempat merasakan udara masuk melalui hidungku. Kudorong tubuhnya menjauh tersirat senyum diwajahnya. Senyumnya selalu membuat jantungku berdegup lemah, membuatku tenang.

"aku hanya ingin melihatmu tersenyum, terus tersenyum. Karna kamu cantik dengan senyummu."

Sekali lagi Dia merengkuhku, menciumiku...

Selasa, 04 Januari 2011

Kenangan...

Masa lalu tidak selamanya dilalui dengan penuh kegembiraan, kebahagian atau cinta kasih. Tapi juga derita, dendam dan nestapa. Masa lalu akan menjadi sebuah kenangan...seberapa pun getirnya. Ia akan menjadi satu episode hidup yang telah usai dan akan selalu tersimpan rapi di relung hati yang paling dalam.

Terkadang......ketika kita mencoba untuk teguh berjalan ke depan. Mencoba merengkuh hidup dan melupakan masa lalu......selalu saja ada saat-saat ketika kita diingatkan. Oleh apa saja......wangi parfum, aroma masakan, seulas senyum, alunan melodi, warna, ungkapan kata......atau bahkan detak jantung.

Seperti mata simpul yang lepas perlahan... Kenangan akan muncul tanpa kita sadari. Seperti tetes air yang jatuh membasahi hijau dedaunan di kala gerimis. Ia akan mengalir memenuhi jiwa......dan membasahi hati. Mengingatkan masa yang telah lalu......mengurai mimpi dan asa masa silam. Terkadang ada seulas senyum di sana......atau bahkan derai tawa bahagia. Tapi juga tak kurang linangan air mata kepedihan turut mengiringi...

Ahh...malam ini, aku teringat kembali......
tapi tiada senyum atau tawa bahagia mengiringi......



*suka banget kata2 ini tp gak inget copas dmn yah?

Senin, 03 Januari 2011

It's hard to bring the Giant (_ _!)




When your life surrounded by giants, you have to be a giant,
or you'll never survive and surely gonna die.
That's not an option, it's a MUST .. That's a LIFE ..
Well, it's not the giant-outward-appereance I'm talking about,
it's the giant spirit within !



Novel baru Sefryana Khairil ^^,

Barusan dapet tag video promo novel terbarunya Sefry. Baca quotes-nya kayanya seru neh cerita. Sepertinya bakal menguras air mata lagi seperti novel sebelumnya -Rindu.
Tapi sayang, katanya judulnya masih dicariin ma editornya hahaha...
Gak sabar pengen cepetan baca, pengen nangis - nangis lagi...



"It takes hands to build a house, but only hearts can build a home"

Tentang pernikahan yang berubah arah
Ketika tidak bisa lagi merasa bahagia
Ketika segalanya berputar balik

"aku percaya, Tuhan menyatukan kita. Karena takdirku ada padamu"

Ketika tidak ada masa depan yang bisa dipercaya
Ketika segalanya memang tidak mungkin
Dan ketika mereka harus sama - sama membaca kembali...
-Sefryana Khairil-




can't wait to read!! :)

Jumat, 17 Desember 2010

Tak ada yang abadi

Tak ada yang abadi di dunia ini. Hanya Allah. Semua tahu itu. Apa kebahagiaan juga termasuk hal yang tidak abadi? Semenit rasa berganti, seketika hati terbagi. Haru teriris, menangis....

Kamis, 16 Desember 2010

Rain of Desember

Seketika dunia gelap. Tidak bisa lagi menatap tetes hujan dari pinggir jendela.
Tidak bisa lagi melihat pelangi setelah hujan reda.
Tidak akan ada lagi waktu tuk berlama - lama menatapmu. Aku buta.
Tapi wajahmu akan tetep terkenang dihatiku selamanya.
Aku buta, puaskah kamu dengan kenyataan ini? Ini juga karena kalian. Jika saja sore itu wanita itu tidak berbuat seperti binatang. Aku mungkin tak begini. Hidupku gelap.
Aku tak bisa lagi menatapmu, apalagi masa depanku. Ini semua karena kalian.
Sekali lagi aku bilang, aku ini buta. Tapi aku tidak tuli. Aku tahu rasa bersalahmu, tapi aku tak butuh itu. Aku tetap saja tak bisa melihat. Aku dengar kebahagiaannya, yang membuatku semakin terluka. Aku dengar suaramu disini, setiap pagi dan malamku.
Tanpa menyentuhku. Tapi aku mendengar semua isi hatimu.
Aku buta, tapi aku tidak tuli..




Rain of Desember, 2010

Rabu, 15 Desember 2010

Ooh.. Prambors

Kira - kira sejam yang lalu, masih terekam jelas dikepalaku. Sesuatu yang membuatku shock!

Ok, gini nih ceritanya....
Masih dalam ke-euphoria-an Ultah Papi Bruri, si penguasa ruangan Sekmum. Suapan terakhir kue ultah juga baru aja masuk mulut pas lagu Insomnia-nya Craig David tiba2 berdering. 024831xxxx, sekian detik berpikir memandangi nomor yang tertera dan layar yang terus kedip - kedip menuntut tuk buruan dijawab. Sore begini, apa mungkin Dia? Biasanya seh gitu. Sekilas liat YM-nya udah offline dua menit yang lalu. OK, dijawab juga akhirnya (maaf lama menunggu).

Someone in there, "haloooo... dengan dede' icha?"

Yihaaa... cowok!. Suaranya ceria banget, Dia kenapa seh? Senyum bentar, dan berpikir ni orang kaya ngajakin becanda deh, pake panggil nama alias ku. Wait a minute, ini bukan suara Dia... So??

"Yap, siapa neh??"

"Ni dari Prambors" Salah satu radio terkenal di Indonesia - catet!.

Senin, 13 Desember 2010

In a middle of frustrated...

Aku Harus Melepasmu
Aku harus merelakanmu pergi – KAMU yang dulu tak pernah aku harapkan kehadirannya (sebelumnya). Tapi nyatanya, kamu datang juga dengan semua senyum dan canda yang meluluhlantakkan hati. Dengan semua tatapan mata dan keteduhan yang terbagi disana.
Aku harus merelakanmu pergi – setelah tiga tahun aku berkutat dengan rasa cinta yang memuncak, tersiksa dengan kekaguman berbalut obsesi ku, dan rindu yang tak pernah berujung, padamu.
Aku harus merelakanmu pergi – KAMU yang selalu siap setiap saat aku butuh bantuan, menemaniku kemanapun aku pergi, mengajarkan banyak hal tanpa menggurui, menemaniku mengobrol tiap malam, mendengarkan semua keluh kesahku, KAMU – yang tak membiarkanku terluka dan yang membuatku terluka, yang ikut tersenyum saat aku bahagia dan tak melihatmu sedih saat aku kehilangan.
Aku harus merelakanmu pergi – berdekatan denganmu membuat seluruh syarafku beku, berhenti bekerja. Jantung berdetak tak seirama, puluhan kali lebih cepat dari biasanya. Terkadang otak tak sewaras biasanya. Aku hilang akal sehatku. Belum lagi bulir keringat dingin yang membasahi tubuhku, lidahku yang kelu. Terdiam. Bukan karena tidak ada obrolan menarik antara kita. Bukan karena tak pernah ada topik asik disana. Tapi aku lebih sering memilih diam, mengagumimu.

Minggu, 12 Desember 2010

Jogja (again)

JOGJA
“Dis, kamu ke Jogja ya sore ini juga”, Big Boss tergopoh-gopoh menghampiri mejaku.
“Sore ini pak? Ada apa?” Tanyaku heran.
“Kamu urus tuh Diman, dia buat ulah lagi disana. Bambang udah gak bisa handle katanya. Saya udah siapkan driver, pokoknya besok Saya nggak mau masalah ini masih saja dibahas”. Wah kalo big boss udah bilang pokoknya, berarti udah nggak bisa dibantah lagi. Kalimat sanggahan ku yang pertama adalah,” harus saya pak?”
“Saya rasa Cuma kamu yang bisa mengatasinya”.
“Saya ijin pulang dulu ya pak, packing”.
“Makanya, lain kali sediakan beberapa potong baju dikantor jadi kalau harus tiba – tiba keluar kota siap saat itu juga. Lagi pula kamu kan doyan belanja, bisa beli baju disana kan? Gitu aja kok repot. Jangan kaya orang susah gitu lah”. Aku hanya manggut-manggut tak mau berdebat lagi dengan bos. Aku ini ke kantor mau kerja bukan pindah tidur, ngapain juga bawa2 pakaian ganti. Runtukku dalam hati, yah hanya dalam hati. Adil, nama bos ku ini, memang serius tapi sebenarnya santai. Yah kalau udah bilang pokoknya ya berarti harus dilaksanakan. Tapi tak pernah merintah orang dengan membentak. Orangnya benar2 adil, seperti namanya yang hanya ADIL –tanpa lanjutan-
Kulirik jam kecil berbentuk Bart Simpson di meja kerjaku, setengah satu. Masih ada waktu untuk packing. Siapkan beberapa baju saja, nggak ingin berlama2 disana. Kalaupun terpaksa, yah belanja deh. Butuh waktu tak sampai sepuluh menit tuk sampai kontrakan kecilku diperumahan dekat kantor. Tiga setengah jam tuk sampai Jogja. Berarti masih ada waktu dan tidak terlalu malam untuk bertemu dengan Pak Bambang, Branch Manager Jogja.

Jumat, 10 Desember 2010

Ini : sama2 Iseng :p



Ini gambar udah lamaaaaaaaaa... banget. Mungkin udah setahunan kali ya? Berawal dari sering2 cari wallpaper buat kompie trus jadi iseng gambar. Di kertas bekas pula. Trus disimpen deh ketumpuk ma surat - surat di dus. Nah kok pas beberapa hari lalu Irma cari surat yang udah lama. Ketemu deh... Truuuuss.... Digambar ulang ma Aniek pake Corel Draw. Jadinya seh lebih bagus pastinya. Lebih berwarna dan huummm.. Bagus deh pokoknya (secara aku gak bisa gambar di kompie hehe). Tapi lum slese. Tar deh kalo udah jadi aku upload lagi gambar dari Aniek... OK?

Minggu, 05 Desember 2010

Kalap with Novel (kehilangan)

Jumat siang,
Defi, Anik ma Mbak Lusi, temen - temen seruangan ku ngajakin ke suatu tempat jual barang pecah belah gitu deh. Aku juga belum tau tempat pastinya. Katanya di daerah situ sebelah sana. Aku sama sekali tak tertarik. Aku lebih berminat dengan ajakan Rahma, si penghuni ext. 101 alias sekretaris GM yg selalu girang ditinggal Pak Bos dinas. Udah bisa ketebak banget raut mukanya pagi - pagi, pasti secerah suasana pagi (kalo gak mendung, kalo mendung ya tetep aja cerah).
Ceritanya gini, pagi - pagi sengaja aku masuk ruangan dia, si Rahma - Rahma ini. Langsung deh dia bilang, Mbak tar siang mw kemana? I've got her point. Satu hal yang aku pengen cuma cari cover bag ma jas ujan yg sedari kapan tuh gak lum juga dapet. Awalnya Rahma ngajakin ke Satria, some place with 'manik2' hahay... Aku lum butuh beli itu lagi. Sedetik kemudian dia menawarkan ke Gramedia. Langsung setuju! Gak ngerti juga maunya dia beli apa disana, coz setau ku dia bukan sebangsa pelahap bacaan.